0
Demi sinerginya giat dan mutu menuju ke PAUD Generasi Cerdas Desa (GCD) seperti apa yang di harapkan Agama dan Pemerintah, Kepala Desa Pandean Bapak Farid Abdillah selalu semangat dan pro aktif turut ambil bagian dalam proses belajar mengajar di PAUD Desa Pandean. Ini merupakan Visi dan Misi kami untuk lebih dekat kepada anak PAUD, Wali dan Guru, karena kesempatan ini lebih mudah Kepala Desa dekat dengan masyarakat jika ada keluhan di PAUD.



Di dampingi Ketua TIM Penggerak PKK Desa Pandean ( Istri Kepala Desa ) dan di hantarkan oleh para Wali Murid juga Guru PAUD Desa Pandean, Kepala Desa Memasuki ruang Gedung PAUD yang di bangun Dana Dari Desa di tahun 2016.



Jadwal 2 Minggu sekali beliau berkunjung dan juga mengetest apa saja yang sudah di ajarkan oleh guru di PAUD, tidak hanya ilmu umum, Kepala Desa lebih menekankan ke ilmu agama, seperti hal nya kala berkunjung ke PAUD, Kepala Desa selalu menulis Huruf Hijaiyyah ( Huruf Arab ) untuk di baca oleh anak didik PAUD.



Biasanya dalam hal ini, Kepala Desa membuat kegiatan sayembara, dengan pertanyaan atau yang di tulis Kepala Desa di papan tulis, maka siapa saja yang bisa menebak atau membaca akan di hadiahi atau di kasih uang Rp. 2.000 ( Dua Ribu Rupiah ). Sebenarnya tidak dari nominalnya, akan tetapi namanya anak kalau di kasih hadiah mereka akan lebih giat juga semangat untuk aktif belajar, ungkap Kepala Desa.



Beliau juga menyampaikan, bukan saya tidak percaya kepada Guru, akan tetapi saya selaku Kepala Desa wajar jika mengontrol sejauh mana para Guru ini menyampaikan pelajaran atau ilmu di PAUD Pandean. karena PAUD ini merupakan Pondasi Dasar untuk menuju program GCD yang di canangkan Pemerintah. Maka di PAUD harus juga kami pantau, sebab selama dua tahun ini kami akan selalu meningkatkan pendanaan dari desa yang menuju PAUD yang Bonafit menurut Agama dan Pemerintah.



Di akhir acara Kepala Desa selalu mengecek hafalan do'a-do'a pendek yang sudah di ajarkan oleh Guru PAUD dan hafalan lain nya. Bapak Farid Abdillah sangat peduli dengan Pendidikan Anak Usia Dini ini bukan tidak beralasan. Beliau menyampaikan, siapa lagi kalau bukan Desa yang berperan, karena PAUD ini milik Dharma Wanita, sementara Dharma Wanita di bawah naungan PKK, Ibu Penggerak PKK Desa adalah istri Kepala Desa, otomatis jika PAUD mutunya kurang bagus, maka Desa dan PKK lah yang juga harus ikut tangungg jawab, imbuh nya.



Kepala Desa sangat berharap dengan semakin bertambahnya alokasi Dana Dari Desa untuk PAUD Desa Pandean, mutu dan sistem nya juga harus dapat berimbang, karena di tahun 2018 yang akan datang, PKK selaku Orang Tua dari Dharma Wanita dan PAUD mengajukan usulan pada saat Musdus dan Musdes Desa sekitar 150 juta guna Aula untuk Bangunan Aula ( Belajar Sholat ), kamar mandi dan tempat wudhu, serta APE nya.



Posting Komentar

 
Top